Anda ingin membuat buat Buku Tamu seperti ini?
Klik di sini

Selasa, 10 Januari 2012

10 Tempat Terindah Di Dunia

Ini mungkin adalah tempat-tempat terindah dan paling spektakuler di dunia yang sangat jarang dilihat sebelumnya. Dari keindahan Antartika, kota-kota diatas awan, pantai-pantai tersembunyi yang spektakuler, dan tempat-tempat lainnya, yang bahkan lebih mengagumkan.

1. Di Suatu Tempat di Puncak Dunia.
Gambar diatas, adalah puncak Himalaya Tibet . Ini adalah titik tertinggi di seluruh Planet Bumi. Dengan foto dan cahaya seperti ini Himalaya tampak seperti sebuah tempat di planet lain.

2. Cahaya Misterius di Utara.


Sinar Aurora Borealis yang "spektakuler" di langit Alaska (ujung utara Amerika, dekat Kutub Utara). Aurora sebenarnya adalah cahaya natural di angkasa yang terjadi akibat tabrakan partikel-partikel medan magnet bumi dengan atom dan molekul dari atas atmosfir bumi. Warnanya yang paling umum ada dua, hijau dan merah dan dapa dilihat pada waktu malam.

3. Benteng Chittogarh, India.


4. Desa Warna-Warni.


Cinque Terre , Riviera , adalah salahsatu tujuan wisata paling populer di Italia. Kota yang terkenal keindahannya ini dibangun selama ratusan tahun, dan keunikannya tetap terjaga.. Makanan laut disini juga sangat istimewa, tentu karena letaknya yang di pinggir laut Mediterania (Bagian dari UNESCO World Heritage Site).

5. College the Valleyfield.


Sebuah universitas pendidikan di Quebec , Kanada, dengan pemandangan kampus yang tidak ada duanya di dunia.

6. Sebuah Kota Diatas Awan.


Inilah Machu Picchu, kota dari peradaban Inca yang hilang. Letaknya di Lembah Urumba, Peru , di puncak gunung, 2430 meter diatas permukaan laut. Tempat ini dibangun pada puncak kejayaan peradaban mereka, tahun 1460-an.

7. Massif De La Chartreuse.

Formasi bebatuan yang super unik di pegunungan di timur Perancis.

8. Rekreasi di Ujung Dunia.


Berdayung santai di laut Arktik yang sejernih kristal (tapi dingiiinn). Arktik adalah wilayah di Kutub Utara bumi (dari Bahasa Yunani yang berarti Beruang).

9. Sebuah Kota Di Dalam Gunung.


Petra , adalah kota yang dibentuk di dalam sebuah gunung batu di Yordania. Tempat ini awalnya dibangun 100 tahun sebelum masehi oleh bangsa Nabatean. Petra dulu sempat berkembang menjadi pusat perdagangan yang makmur di zaman Romawi karena letaknya yang strategis di Arabia . Didalamnya juga terdapat aliran sungai bawah tanah yang airnya berlimpah.

10. Gunung Tungurahua, Ekuador.

Kata-Kata Motivasi

Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil
Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena anda
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya anda merendahkan nilai yang bisa
anda capai melalui perubahan itu
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila
cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap anda salah
Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
punya kesempatan untuk bersikap berani
Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang
anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian anda dapat
Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan
Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan
anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang
yang berbakat
Kita lebih menghormati orang miskin yang berani
daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa
depan yang akan mereka capai
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita
ketahui, kapankah kita akan mendapat
pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum
kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan
Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.
Dengan mencoba sesuatu yang tidak
mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik
dari yang mungkin anda capai.
Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup
adalah membiarkan pikiran yang cemerlang
menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang
mendahulukan istirahat sebelum lelah.
Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa
mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang
baik, maka andalah yang akan dicari uang
Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita
mungkin menua dengan berjalanannya waktu,
tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus
mengubah diri kita sendiri
Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk
melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi
orang tua yang masih melakukan sesuatu yang
seharusnya dilakukan saat muda.
Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat
berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita
kaya, tetapi menggunakannya dengan baik
adalah sumber dari semua kekayaan

Senin, 09 Januari 2012

Teknologi Masa Lalu Dan Buktinya

Setelah lama tidak menulis untuk bahasan “The Permian Era of Human Race”, kali ini saya akan membahasnya secara berangsur-angsur karena banyaknya permintaan terhadap bahasan ini. Tentunya karena bahasan ini bersifat sangat kritis tanpa sebuah bukti otentik, maka saya akan mencoba menjelaskannya menggunakan bukti-bukti foto dan ayat-ayat dalam kitab suci Al-Qur’an yang akan menguatkan bahwa sejak jutaan tahun yang lalu, pernah ada kebudayaan manusia berteknologi tinggi yang melebihi manusia pada zaman kita saat ini. Maka dengan membaca Bismillahirahmanirahim akan saya mulai pembahasan ini.
Relief Kendaraan Masa Lampau di Kuil Abydos, Giza Plateau, Mesir
Salah satu bukti bahwa generasi berteknologi tinggi pernah ada di Bumi ini pada masa lampau, yaitu relief kendaraan-kendaraan tanpa roda di sebuah kuil di Abydos, Giza Plateau, Mesir.

Latar Belakang Penelitian


Pertama kali saya mengetahui bahwa sejak lebih dari 225 juta tahun yang lalu telah terdapat peradaban manusia berteknologi tinggi adalah dari seorang guru saya, yaitu seorang ilmuwan muslim yang bernama Ustadz Nurdin Rifai. Pernah dalam sebuah kajian Al-Qur’an yang beliau bimbing dalam kampus kami, beliau memaparkan sebuah hal yang sukar dipercaya, dan hebatnya terdapat banyak sekali bukti-bukti yang menguatkan dalam Al-Qur’an. Yang salah satunya adalah ayat berikut :
“Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.”
Qur’an surah Al-An’aam (6) : 6
Telah disebutkan dalam ayat tersebut bahwa,
“banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka”
Dalam kalimat ini Allah menjelaskan kepada manusia, bahwa telah banyak generasi atau peradaban yang telah dibinasakan oleh Allah (dalam ayat tersebut tertulis Kami, yang artinya dalam proses kejadian tersebut, Allah menggunakan para makhluknya seperti malaikat untuk menciptakan kejadian itu), dan kejadian itu terjadi sebelum mereka. Yang dimaksud mereka dalam ayat ini adalah generasi atau peradaban kita saat ini. 

Lalu dijelaskan pula bahwa,
“padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi”
Dengan tegas Allah menjelaskan bahwa generasi saat itu telah diteguhkan kedudukan mereka di muka bumi. Maksud dari “diteguhkannya kedudukan” pada kalimat ini adalah peradabannya telah ditinggikan, yaitu mulai dari tingkat kebudayaan, kesehatan, harapan hidup, ilmu pengetahuan, hingga teknologi mereka.

Lalu dipertegas lagi oleh Allah dalam kalimat,
“yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu”
Dan keteguhan yang Allah berikan berupa peradaban yang tinggi itu belum pernah sekalipun diberikan kepada generasi kita saat ini.

Kemudian Allah menjelaskan penyebab mereka dibinasakan,
“dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri”
Yaitu dengan hujan yang sangat lebat dari langit dan keluarnya air dari dalam perut bumi, sehingga pada masa itu terjadilah banjir yang sangat besar yang kemudian disebut “BANJIR BESAR NUH” karena kejadian itu terjadi pada masa Nabi Nuh. Dan umat Nabi Nuh pada saat itu memiliki teknologi tinggi untuk menyelamatkan diri tidak dapat berbuat apa-apa menghadapi kemurkaan Allah, karena dosa-dosa yang mereka perbuat sendiri. Mengapa? Beratus-ratus tahun umur mereka, dan 950 tahun Nabi Nuh menyebarkan Islam kepada mereka, sedikit sekali yang mau mengikuti Cahaya Allah SWT. Karena itulah Allah membinasakan mereka.
Dan kemudian pada kalimat terakhir dalam ayat ini tertulis,
“dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.”
Bencana banjir besar itu kemudian ditutup dengan diciptakannya generasi-generasi yang lain sesudah generasi mereka. Yaitu sebagian dari orang-orang yang diselamatkan Allah SWT dari banjir besar itu karena keimanan dan ketaqwaan mereka terhadap Allah.


Mengenal Zaman Permian (Permian Era)

Sebelum lebih jauh membahas generasi berperadaban tinggi pada zaman Nabi Nuh, yaitu zaman Permian, ada baiknya kita mengenal keadaan bumi pada zaman itu, yaitu lebih 225 juta tahun yang lalu.

Dimanakah komunitas kaum Nabi Nuh tinggal? Coba perhatikan ayat berikut :Nuh_14
Dalam ayat 14 surah Nuh, dijelaskan bahwa Allah dahulu menciptakan penduduk utara, dan pernyataan itu dipertegas oleh Allah dengan kata “Dan sungguh” yang berarti “Benar-benar” atau “Faktanya”. Dan siapakah penduduk utara yang Allah maksud? Dan di manakah utara yang dimaksud?

Sekarang perhatikan kedua ayat yang berikut :Al-Qashash_44dan46
Pada ayat 44 surah Al-Qashash dijelaskan bahwa Rasulullah berada di sisi sebelah barat, yaitu Jazirah Arab. Namun pada ayat ke 46 surah Al-Qashash pula dijelaskan bahwa Rasullulah berada pada sisi sebelah utara? Sisi sebelah utara apakah yang dimaksud, sedangkan posisi Rasullulah tetap sama yaitu berada di Jazirah Arab?

Untuk itu kita kembali membahas masalah bentuk geografis bumi. Dimulai dari bentuk bumi saat ini. Perhatikan gambar-gambar di bawah ini!
Ini adalah bentuk geografis bumi saat ini 
Ini adalah bentuk geografis bumi saat ini.
Zaman Cretaceous (65 juta tahun yang lalu)
Kemudian, ini adalah bentuk geografis bumi 65 juta tahun yang lalu. Yaitu pada Zaman Cretaceous.
Zaman Jurassic (135 juta tahun yang lalu) 
Ini adalah bentuk geografis bumi pada 135 juta tahun yang lalu, Zaman Jurassic.
Zaman Triassic (200 juta tahu yang lalu) 
Lalu pada 200 juta tahun yang lalu, yaitu Zaman Triassic, bumi terbagi menjadi 2 bagian, yaitu Laurasia di utara, dan Gondwanaland di selatan.

Zaman Permian (225 juta tahun yang lalu) 
Dan inilah bentuk bumi pada Zaman Permian yaitu 225 juta tahun yang lalu, yang pada saat itu hanya terdapat satu buah daratan yang sangat luas di sebelah utara bumi, dan lautan yang sangat luas di sebelah selatannya.
Sekarang kita bahas mengapa dalam ayat 46 surah Al-Qashash dijelaskan bahwa Rasullulah berada di sisi sebelah utara, sedangkan posisi Jazirah Arab berada di sebelah barat bumi.

Seperti telah kita lihat dalam gambar-gambar di atas bahwa selama 225 juta tahun lebih bumi telah mengalami perubahan hebat, dari sebuah daratan di sisi sebelah utara, kemudian berubah menjadi daratan yang terpencar ke segala penjuru bumi. Itu artinya, pada Zaman Permian komunitas manusia hidup di sebelah utara bumi dengan titik pusat kutub utara adalah Baitullahatau Ka’bah. Itulah yang menjelaskan mengapa di dalam Al-Qur’an, Rasulullah disebutkan pula berada di sisi sebelah utara. Lalu apa yang menyebabkan perubahan titik pusat bumi yang begitu ekstrim hingga titik pusatnya bergeser 68°?
68degree

Titik pusat bumi bergeser 68° dari poros sebelumnya, yaitu di Baitullah.

Sekarang perhatikan ayat berikut!
“Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atas (karena kebesaran Tuhan) dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhan-nya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Penyayang.”
Qur’an surah Asy-Syuura (42) : 5
Ayat ini menjelaskan tentang penyebab dari bergesernya poros bumi, sekaligus bencana yang memperparah “Banjir Besar Nuh” saat itu. Yaitu terjangan komet-komet yang beriringan melewati tata surya dan berukuran ribuan kali matahari, dan kemudian berubahlah poros bumi. Mengapa? Dengan mengambil kesimpulan dari kalimat “Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atas”, dan dengan memahami dari gaya bahasa Al-Qur’an. Bahwa pecahnya langit (dalam hal ini berarti atmosfer, karena dalam gaya bahasa Al-Qur’an, langit bisa berarti langit atmosfir bumi dan langit Alam Semesta), atau terjemahan bebasnya adalah terbukanya lapisan atmosfer. 
Disebutkan bahwa “Hampir saja” yang berarti tidak terjadi. “langit itu pecah” yang berarti rusaknya atmosfer. Dan dijelaskan “dari sebelah atas” yang berarti penyebab bencana itu datang dari luar bumi, yang dalam hal ini adalah komet-komet yang telah disebutkan tadi di atas.Badai Komet Raksasa
Mungkin visualisasi meteor dalam gambar ini hanyalah serpihan kecil dari bagian komet-komet yang beriringan melintasi Tata Surya kita.

Perhatikan pernyataan Allah terhadap kaum Nabi Nuh yang durhaka itu pada ayat berikut!
“Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala penjurunya. Maka apakah mereka yang menang?”
Qur’an surah Al-Anbiyaa’ (21) : 44
Disebutkan bahwa mereka telah diberikan kenikmatan hidup di dunia, dengan umur yang panjang hingga hampir mencapai ribuan tahun untuk setiap manusianya. Namun, jangankan untuk beriman kepada Allah, untuk bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada mereka saja mereka enggan. Maka, akibat kesalahan siapakah mereka dibinasakan? Kecuali bagi orang-orang mukmin, mereka diselamatkan Allah SWT bersama Nabi Nuh dengan bahtera atau kapal super canggihnya. Dan disebutkan pula pada ayat di atas bahwa Allah mengurangi luas daratan di bumi dari segala penjurunya. (seperti bangsa Atlantis dan Mu, yang daratan mereka telah ditenggelamkan)
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim.”
Qur’an surah Al-‘Ankabuut (29) : 14
Disebutkan pada ayat di atas bahwa 950 tahun Nabi Nuh berdakwah, mereka tetap dalam kedzaliman mereka, dan mereka pun dibinasakan.
Betapa dahsyatnya bencana itu hingga membuat para malaikat takut dan bertasbih serta memohonkan ampun kepada Allah SWT untuk para manusia yang ada di bumi. Dan apakah seluruh manusia musnah pada bencana super dahsyat itu?
Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).
Qur’an surah Al-A’raaf (7) : 64
Ternyata tidak. Sungguh Allah SWT tidak akan meninggalkan orang-orang yang berada di jalannya dan bertaqwa padanya dengan ikhlas serta mau mensyukuri nikmat yang Allah berikan. Dan bergulirlah peradaban yang baru setelah itu.
Dan siapakah sebenarnya Nabi Nuh?Mengapa ribuan atau bahkan jutaan orang-orang sholeh dan berjuta-juta spesies makhluk hidup tumbuhan dan hewan secara berpasang-pasangan dapat tertampung dalam sebuah bahtera?Sebesar apakah bahtera itu?
Secanggih apakah bahtera tersebut hingga dapat memisahkan predator dan hewan herbivora tanpa saling makan memakan?
Dan pertanyaan yang paling membuat penasaran, secanggih apakah teknologi pada masa itu?

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms